Senin, 19 November 2012

INI DIA WUJUD NEW FERRARI ENZO, MOBIL BALAP F1 VERSI JALAN RAYA

Ferrari Automobile 

 


Maranello - Ikon mobil sport eksotis asal Italia, Ferrai Enzo terus dikembangkan. Bahkan, kabar terbarunya, Enzo akan terus digunakan sebagai citra dari kecanggihan dan kesangaran teknologi dari Ferrari. Apa yang baru dari generasi anyar Ferrari Enzo?

Ferrari menjanjikan generasi terbaru dari Enzo akan sangat mirip dengan mobil balap Formula One, namun bisa dibilang inilah versi jalan rayanya. Beragam paket komponen pada Formula One juga akan tersemat pada New Enzo.

Soal mesin saja, meski belum mau merinci spesifikasinya, namun Ferrari mengatakan kalau New Enzo akan punya tenaga mesin sebesar 800 Hp, perpaduan mesin bakar V12 dengan motor listrik terbaru dari Ferrari yang siap mendorong mobil seberat 1.100 kg ini melesat di jalan raya.

New Enzo pun siap disaingkan dengan rivalnya, McLaren P1. Apalagi, New Enzo akan menggunakan material serat karbon untuk sekujur tubuhnya, dengan aerodinamika yang mengacu pada mobil Formula One Ferrari, sehingga sensasi mengendarai sebuah mobil Formula One menjadi daya tarik yang ditawarkan Ferrari pada New Enzo.
 
"New Enzo juga akan menggunakan sistem Hy-KERS, seperti halnya pada mobil F1. Dengan KERS, performa mobil bisa digenjot untuk mendapatkan akselerasi lebih baik," kata CEO Ferrari Amedeo Felisa.

Ferrari juga menawarkan setingan interior custom, yang bisa disesuaikan dengan pengemudi, seperti jok yang sesuai dengan kontur bodi pengemudi, serta posisi duduk tegak dan kaki sedikit naik, seperti posisi duduk mobil Formula One.

Begitu juga dengan pedal dan batang kemudi yang dapat disesuaikan dan akan mengadopsi gaya F1, dengan tombol kontrol yang tersemat di dalamnya. Dengan model ini, bobot mobil bisa dihemat sampai 90 persen.

BICARA TENTANG TES PERTAMANYA ROSSI BERSAMA YAMAHA



Rossi Bicara Tentang Tes Pertamanya Bersama Yamaha

Meski masih terikat kontrak dengan tim pabrikan Italia, Ducati, Valentino Rossi akhirnya angkat bicara tentang hasil tes petamanya dengan Yamaha M1.
Juara dunia tujuh kali MotoGP itu setidaknya sudah melakukan pengujian pertamanya sebanyak 28 putaran di lintasan basah sirkuit Valencia pada Selasa lalu.
Maksud hati ingin mendapatkan data pengujian di lintasan kering dengan meninggalkan Valencia menuju Aragon, dengan harapan menemukan cuaca yang lebih baik, tapi rupanya hujan juga membasahi sirkuit Aragon pada Rabu kemarin.
“Kemarin aku bisa melakukan 30 lap dengan kondisi lintasan sangat basah dan aku mendapatkan rasa berkendara yang baik. Senang bisa kembali, perasaan yang bagus dengan motor,” kata Rossi.
“Tapi Yamaha memutuskan untuk pindah ke sini [ke Aragon], karena perkiraan akan ada cuaca yang lebih baik, tapi sayangnya tidak.”
“Itu sangat penting bagi Yamaha untuk membuat beberapa lap di lintasan kering dalam memahami dua atau tiga hal untuk motor tahun depan. Tapi ternyata di Aragon itu juga tidak mungkin. Sekarang kita harus menunggu sampai Februari [di tes Sepang].”
Sementara beberapa tim yang tetap melakukan tes di Velencia dapat melakukan sesi tes di lintasan kering selama beberapa jam di sore hari.

KEPUTUSAN FERRARI DI F1 AUSTRIN MEMBUAT MASSA KESAL

Formula 1 Austin


Keputusan tim Ferrari untuk mengganti girboks di mobil Felipe Massa menjelang balapan berlangsung di Formula 1 Austin (18/11), ternyata membuat Felipe Massa sangat kecewa. Menurutnya pembalap manapun pasti akan merasa kecewa, karena ia memiliki performa lebih baik tapi harus mengorbankan segalanya untuk menolong rekan setimnya.

“Jelas saya sangat tidak senang, rasanya sangat mustahil melihat seorang pembalap senang memberikan 5 poin kepada rekan setimnya, padahal ia punya performa yang lebih baik. Tapi ini adalah hal penting, meski yakin berada di depan Fernando Alonso saat balapan berlangsung tanpa ada taktik seperti ini,” kesal Massa.

“Tapi apa yang saya lakukan saat balapan berlangsung, sungguh sangat menyenangkan. Meski awalnya kesal, tapi sekarang saya bisa membuktikan bahwa kami bisa menjaga kepercayaan dari tim Ferrari. Paling tidak balapan ini sudah seperti meraih kemenangan, karena kami mengawali balapan dari posisi start 11,” lanjutnya.

Melihat performa yang ditawarkan oleh Massa di F1 Austin, memang cukup memungkinkan untuk finish di depan Alonso. Tapi permainan tim Ferrari yang selalu mengutamakan pembalap yang memiliki kans besar untuk juara, adalah hal yang patut dimengerti oleh Massa. Semoga ia bisa meraih hasil yang lebih baik di seri berikutnya.

KEINGINAN AUDI UNTUK DUCTI JUARA DUNIA DI 2015

Persiapan MotoGP 2013


Pengambil-alihan perusahaan Ducati oleh Audi beberapa waktu lalu, sepertinya sudah mulai menjalankan program untuk meraih kembali titel juara dunia. Target mereka untuk meraih titel juara dunia pun akan mulai dilakukan tahun 2015 mendatang. Sementara untuk tahun 2013 mereka baru akan menjalankan program tersebut dan meraih kemenangan pada tahun 2014 mendatang.

“Saya masih berada dalam masa kerja 100 hari, paling tidak kami butuh waktu untuk mengerti apa yang kami lihat dan pelajari. Jelas saya akan memberikan semua tentang apa yang ada, apakah itu pengalaman, organisasi, balapan, hingga informasi tentang grup Volkswagen. Tujuannya jelas untuk membuat Ducati kompetitif kembali dan mampu merebut titel juara dunia,” ungkap Wolfgang Durheimer, Kepala Divisi Motorsport Audi.

“Kami akan memastikan bahwa selama musim dingin berlangsung, kami akan lebih dekat ke pembalap di lini terdepan tahun 2013 mendatang. Nah tahun 2014, kami ingin sudah mulai meraih beberapa kemenangan dan tahun 2015 meraih titel juara dunia,” imbuhnya.

Tentang pemberian target untuk meraih titel juara dunia, sebenarnya mereka sangat ingin mencapainya bersama Valentino Rossi. Tapi sayang pembalap asal Italia itu sudah lebih dulu memastikan kepindahannya ke tim Yamaha, sebelum membicarakan secara lanjut targetnya bersama tim Ducati.

“Saat laga MotoGP di Mugello, saya sudah berbicara dengan Rossi dan memaksanya untuk tetap tinggal di Ducati. Bahkan kami mengundangnya untuk berbicara lebih lanjut pada bulan Agustus. Tapi ia sudah mengambil keputusan dan merasa tidak perlu lagi berbicara. Sangat disayangkan, kami akan meraih titel juara dunia tanpanya,” yakin Durheimer.

HONDA RECALL 11500 UNIT CBR 250R DI INDIA!

Recall Honda CBR 250R


Di india Honda CBR 250R harus sedikit direpotkan dengan kampanye recall yang mendera sepeda motor kebanggaannya. Honda Motorcycle & Scooter India (HMSI), ATPM Honda di India mengaku akan melakukan perbaikan pada 11.500 unit CBR 250R yang dipasarkan di India.

Hal ini terkait masalah pada rem depan varian standar atau non ABS. Seperti dilaporkan Economic Times India hari ini (19/11), Honda mengaku ada kemungkinan pengereman roda depan tidak bekerja secara efektif seperti seharusnya.

Meskipun begitu, masalah ini tidak sampai mempengaruhi kinerja rem secara keseluruhan. Ketika berkendara secara normal, rem depan dan belakang masih bisa digunakan.

Recall ini akan dilakukan pada Honda CBR 250R produksi Maret 2011 hingga September 2012. Pemeriksaan dan perbaikan akan dilakukan di bengkel resmi Honda dan membutuhkan waktu sekitar 1 jam saja. Perbaikan ini diklaim gratis karena masih dalam garansi.

Recall ini hanya diumumkan di India. Sebagai ATPM, HMSI merakit sendiri Honda CBR 250R di India. Tidak seperti versi Indonesia yang didatangkan langsung dari Thailand secara utuh atau CBU

FERRARI AKUI TEAM ORDER UNTUK ALONSO

Formula 1 Austin

Banyak jalan untuk melakukan team order yang sekarang ini ditempuh oleh tim-tim di Formula 1. Bukan hanya saat balapan berlangsung, namun sebelum balapan berlangsung pun bisa dilakukan dengan strategi yang tepat. Strategi seperti ini kembali dilakukan tim Ferrari, di Formula 1 Austin (18/11) yang berlangsung kemarin.

Dimana mereka sengaja melakukan penggantian girboks pada mobil Felipe Massa yang harusnya menempati grid start keenam di depan Fernando Alonso. Namun karena sisi grid start angka genap bukan jalur yang bersih (racing line), maka tim Ferrari sengaja mengganti girboks di mobil Massa agar posisi Alonso pindah ke sisi jalur yang lebih bersih untuk berakselerasi.

Strategi tersebut pun berhasil membawa Alonso naik ke podium 3, terlebih lagi ketika Mark Webber mengalami nasib yang kurang beruntung karena alternator mobilnya rusak.

“Saya memilih untuk memberikan transparansi masalah yang ada sebenarnya. Hal ini adalah tindakan yang harus kami lakukan dari sisi tim. Posisi Alonso yang sedang bertarung untuk meraih titel juara dunia, akan terhalang jika ia mengawali balapan dari grid start yang kotor (bukan racing line). Makanya kami melakukan strategi ini, saya harap Felipe Massa juga mengerti kondisinya,” jelas Stefano Domenicalli, prinsipal tim Ferrari.

“Kami menunggu hingga momen yang tepat untuk melakukannya. Ini adalah bagian dari strategi yang harus diputuskan secepatnya. Toh tim lain juga pasti akan melakukan strategi yang sama jika kondisinya seperti ini,” tukasnya.

Meski rasanya tidak adil bagi Massa, namun ini adalah bagian dari permainan di Formula 1. Ia harus menerima itu semua, apalagi posisinya di klasemen memang tidak memungkinkan untuk meraih titel juara dunia lagi. Hmm, nasiiiib…!